Berbagi Informasi, Belajar Bersama, dan Advokasi

Peran Community Center sebagai Pusat Pengaduan Warga

CC

Apa itu Community Center (CC)

Community Center jika diartikan adalah Pusat Komunitas. Pusat komunitas yang dimaksud disini adalah organisasi masyarakat sipil. Organisasi masyarakat sipil yang lahir dan beranggotakan orang-orang yang mempunyai kepeduliaan untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Apapun bentuk , nama dan jenisnya  selama memiliki  struktur, program dan agende secara kelembagaan yang fokus pada perbaikan kualitas pelayanan publik. Untuk itu maka CC tidak harus kelembagaan yang mempunyai nama awalnya dengan sebutan CC, seperti CC Saling Anton yang ada di desa Sandik Kec. Batulayar Kab.Lombok Barat tetapi juga bisa berbentuk lembaga adat seperti Lembaga Adat Paer Mambal di Desa Mambalan Kec. Gunung Sari Kab. Lombok Barat.

Apa saja peran  Community Center (CC)

Secara spesifik terdapat tiga peran CC yaitu sebagai pusat berbagi informasi, pusat belajar warga dan pusat pengaduan warga. Sebagai pusat berbagi informasi maka CC mengelola informasi baik informasi dari pemberi layanan publik seperti mengenai kebijakan dan regulasi untuk disampaikan kepada warga. Selain itu juga mengelola informasi dari warga tentang pengalamannya dalam menerima layanan publik, baik yang berkualitas maupun tidak berkualitas untuk dijadikan sebagai bahan pembelajaran warga lainnya dan menjadi materi yang akan disampaikan kepada pemberi layanan publik sebagai masukan untuk memperbaiki kebijakan dan kinerja pelayanan publik.

CC sebagai pusat belajar warga tentang pelayanan publik baik proses pembelajaran dari dan oleh warga berupa pengetahuan, ketrampilan maupun pengalaman yang diperuntukkan untuk warga maupun sebaliknya berupa pengetahuan, keterampilan maupun pengalaman dari dan oleh pihak lain, terutama pihak pakar atau pihak pemberi layanan publik yang diundang oleh warga dan untuk warga. Diskusi, dialog merupakan metode-metode yang dikembangkan oleh CC untuk menjalankan perannya sebagai pusat belajar warga.

Peran CC sebagai  pusat pengaduan warga, maka CC menerima pengaduan tentang kualitas pelayanan publik yang diterimanya. Dalam menjalankan peran ini maka CC juga akan mendampingi warga untuk membantu dan mendapatkan bantuan atas masalah yang dialaminya saat mengakses pelayanan publik. Pengaduan-pengaduan yang disampaikan warga akan didokumentasikan dalam BUKU PENGADUAN. Buku pengaduan ini akan menjadi basis data utama dalam melihat pelayanan publik. Dalam setiap bulan antar CC akan saling berbagi informasi  atas pengaduan-pengaduan warga yang diterimanya, sehingga dapat menentukan agenda prioritas utama untuk melakukan advokasi pelayanan publik. Dapat dikatakan bahwa peran CC sebagai pusat pengaduan warga ini menjadi pintu masuk dan mempertemukan dengan peran-perannya yang lain.

Pengaduan yang disampaikan ke CC menjadikan warga mempunyai tempat untuk mencurahkan perasaannya saat menerima pelayanan yang tidak berkualitas. Pengaduan yang disampaikan juga akan terjamin untuk ditindaklanjuti dan akan menjadi kontibusi untuk mendesak perubahan pelayanan publik yang berkualitas. Sehingga suara warga menjadi berkontribusi positif untuk perubahan yang lebih baik. Keberadaan CC meminimalisir tindakan anarkhis warga karena kecewa atas layanan publik yang buruk. Warga juga akan merasa mendapatkan imbal balik yang positif dari keluhan/pengaduan yang disampaikan sehingga akan menumbuhkan rasa kepedulian bagi warga dan mau bersuara. Warga akan menjadi aktif, penyampaikan keluhan bukan lagi menjadi ketakutan bagi warga dan menumbuhkan rasa bahwa apa yang mereka lakukan akan bermanfaat bagi dirinya dan juga orang lain.

Untuk mengetahui bagaimana peran CC dalam advokasi pelayanan publik dapat dibaca pada Buku Advokasi Pelayanan Publik di Kabupaten Lombok, dengan klik link ini.