Berbagi Informasi, Belajar Bersama, dan Advokasi

Goes to Villages, Penyuluhan Tertib Identitas Hukum

Penyuluhan Isbat Nikah di Desa Tanak AwuSebagai rangkaian dari kegiatan isbat nikah di Kabupaten Lombok Tengah, maka dilakukan penyuluhan di desa-desa.  Materi penyuluhan adalah mengenai tertib identitas hukum dengan narasumber selain dari Organisasi Masyarakat Sipil (JMS Lombok, JARPPUK Rindang, Perkumpulan Panca Karsa) melibatkan juga Pengadilan Agama Praya, Kanwil Agama  dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil  Kabupaten Lombok Tengah.

Jadwal penyuluhan dan pembagian tugas dari masing-masing pihak sbb:

Tanggal PelaksanaanNama DesaPembagian Tugas
25/11/2015Desa Tanak Awu Kec.PujutNarasumber : JMS Lombok, Pengadilan Agama
Moderator : Kontak Desa Tanak Awu
Notulen : JARPPUK Rindang
26/11/2015Desa Selebung Kec. BatukliangNarasumber : JMS Lombok, Dukcapil
Moderator : Kontak Desa Selebung
Notulen : JARPPUK Rindang
01/12/2015Desa Mekar Damai Kec. PrayaNarasumber : JARPPUK Rindang, Kemenag
Moderator : Perkumpulan Panca Karsa
Notulen : JARPPUK Rindang
01/12/2015Desa Semayan Kec. PrayaNarasumber : JARPPUK Rindang, Pengadilan Agama
Moderator : JARPPUK Rindang
Notulen : JARPPUK Rindang
02/12/2015Desa Batunyala Kec. Praya TengahNarasumber : JARPPUK Rindang, Dukcapil
Moderator : JARPPUK Rindang
Notulen : JMS Lombok
02/12/2015Desa Ganti Kec. Praya TimurNarasumber : Perkumpulan Panca Karsa, Dukcapil
Moderator : JMS Lombok
Notulen : JARPPUK Rindang
03/12/2015Desa Bilebante Kec. PringgarataNarasumber : JARPPUK Rindang, Pengadilan Agama
Moderator : JARPPUK Rindang
Notulen : JARPPUK Rindang
03/12/2015Desa Pengenjek Kec. JonggatNarasumber : JMS Lombok, Kemenag
Moderator : JARPPUK Rindang
Notulen : JARPPUK Rindang
04/12/2015Desa Bonder Kec. Praya BaratNarasumber : Kemenag, Perkumpulan Panca Karsa
Moderator : JARPPUK Rindang
Notulen : JMS Lombok
04/12/2015Desa Ungge Kec. Praya Barat DayaNarasumber : JARPPUK Rindang, Pengadilan Agama
Moderator : JARPPUK Rindang
Notulen : Kontak Desa Ungga
07/12/2015Desa Darmaji Kec. KopangNarasumber : JARPPUK Rindang, Dukcapil
Moderator : JARPPUK Rindang
Notulen : Kontak Desa Kopang
07/12/2015Desa Bakan Kec. Janapria Narasumber : JMS Lombok, Pengadilan Agama
Moderator : JARPPUK Rindang
Notulen : JARPPUK Rindang

Beberapa hal yang menarik ditemukan  selama penyuluhan adalah:

  1. Peserta penyuluhan menyampaikan bahwa masih banyak yang belum memiliki Buku Nikah selain yang akan mengikuti isbat nikah pada bulan Desmber 2015 ini. Di setiap dusun diperkirakan masih 75% pasangan suami-istri yang belum memiliki Buku Nikah.
  2. Para aparat pemerintah ditingkat desa seperti kadus, staff desa, kades tidak memiliki Buku Nikah.
  3. Pencantuman nama identitas pasangan suami-istri  pada dokumen KTP, KK, Buku Nikah dan Akta Kelahiran berbeda-beda. Hal ini terjadi karena kebiasaan warga Lombok jika sudah mempunyai anak maka akan disebut sebagai Amaq (bapak) dan Inaq (ibu) yang diikuti dengan nama anak pertamanya. Sebutan ini berlanjut dipergunakan untuk penulisan dokumen. Sehingga ada dokumen yang dituliskan dengan menggunakan nama sebelum mempunyai anak (nama saat muda) dan ada yang menggunakan nama setelah mempunyai anak.  Hal ini menyebabkan mereka sering ditolak jika akan mengakses program tertentu, karena nama yang tercantum dalam KK dan KTP berbeda dengan Buku Nikah.
  4. Pasangan suami istri yang telah bercerai namun perceraian tidak melalui Pengadilan Agama sehingga tidak memiliki Akta Cerai. Hal ini yang menyebabkan disaat masing-masing akan menikah kembali maka pernikahannya kembali tidak tercatat dan kembali tidak memiliki Buku Nikah.
  5. PP 48 tahun 2014 belum bisa menjamin pasangan suami istri untuk langsung bisa mendapatkan Buku Nikah karena ketersediaan Buku Nikah di KUA.
  6. PP 48 tahun 2014 belum mampu mendorong pasangan suami istri yang bercerai untuk bercerai di Pengadilan Agama dan memiliki Akta Cerai.
  7. Persoalan ketidak pemilikan Buku Nikah yang masih banyak di desa, sebagian desa akan memprioritaskan menjadi program utama dan akan mengalokasikan dalam ADD untuk pelaksanaan isbat nikah di tahun 2016.