Berbagi Informasi, Belajar Bersama, dan Advokasi

Alur Layanan Isbat Nikah dan Pengurusan Buku Nikah bagi Pasangan Pernikahan yang belum memiliki Buku Nikah

Persoalan ketidak pemilikan buku nikah bagi pasangan pernikahan sangat erat kaitan dengan kurangnya pemahaman warga terutama pasangan pernikahan tentang mekanisme perolehan buku nikah, baik tahapan pengajuan permohonan isbat nikah di Pengadilan Agama maupun tahapan perolehan buku nikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Akibatnya, mau tidak mau pasangan pernikahan mengambil jalan pintas dengan meminta bantuan orang lain atau calo, dan tak tanggung-tanggung harus mengeluarkan anggaran yang tidak kecil untuk membayar jasa mereka.

Alur layanan isbat nikah dan pengurusan buku nikah bagi pasangan pernikahan yang belum memiliki buku nikah ini dibuat oleh Jaringan Masyarakat Sipil (JMS) Lombok berdasarkan acuan UU No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam. Harapannya adalah warga atau pasangan pernikahan dapat mengurus dengan sendiri ke Pengadilan Agama dan Kantor Urusan Agama (KUA) tanpa harus melalui jasa para calo yang cenderung membutuhkan biaya yang mahal. Selain itu, alur layanan ini juga sebagai upaya mendorong warga untuk tertib administrasi kependudukan sehingga hak-hak konstitusionalnya tidak terabaikan.

Oleh karena itu, adapun alur layanan isbat nikah dan pengurusan buku nikah bagi pasangan pernikahan yang belum memiliki buku nikah, dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Untuk lebih jelasnya dapat didownload Disini