Berbagi Informasi, Belajar Bersama, dan Advokasi

Membangun Keberlanjutan dan Komitmen Bersama Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa Menuju Desa Online di Kabupaten Lombok Barat

Lahirnya UU Nomor 6 Tahun 2014 merupakan semangat baru bagi Desa, yang mendorong Desa untuk memaksimalkan pelayanan dan pembangunan bagi masyarakat desa. Hal tersebut yang menjadikan desa memiliki posisi penting dalam pengelolaan sumber daya di desa, dimana dalam era digital mengharuskan desa untuk mulai berpikir bagaimana memberikan pelayanan yang mudah dan cepat bagi masyarakat. Sehingga amanat UU Desa pada Pasal 86 menyebutkan bahwa pemerintah wajib mengembangkan system informasi desa dan dapat diakses oleh masyarakat desa dan semua pemangku kepentingan.

Maka dengan amanat UU Desa tersebut, pemerintah daerah bersama pemerintah desa untuk terus bersama-sama mengembangkan system informasi desa sebagai media yang mudah dan cepat dalam menyebarkan dan mempromosikan potensi-potensi yang ada di Desa.

Sekretariat Jaringan Masyarakat Sipil (JMS) Lombok memulai menginisiasi untuk mengadakan kegiatan yang di beri nama dengan Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa dengan langsung melibatkan beberapa desa yaitu Desa Senggigi, Desa Senteluk, Desa Gelangsar, Desa Bukit Tinggi dan Desa Bandrain untuk mengikuti Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa selama 3 bulan (Juli-September) Tahun 2016 di sekretariat JMS Lombok.

Selama sekolah berlangsung, JMS Lombok telah menyediakan modul sebagai panduan serta seorang Relawan ahli IT yang akan memandu peserta di sekolah. Semangat dari Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa adalah mendorong desa untuk lebih efisien, efektif, transparan, akuntabel, pelayanan public lebih baik, warga mendapatkan akses lebih baik pada indormasi desa serta warga dapat berpartisipasi lebih aktif dalam pengembangan desa.

Maka dengan semangat tersebut, JMS Lombok menginisiasi untu menyampaikan itu kepada pemangku kepentingan dan pimpinan tertinggi di Kabupaten. Tepat pada Hari Rabu, 27 Juli 2016 JMS bersama dengan Desa yang terlibat dalam Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa bertemu dengan Bapak H. Fauzan Khalid Bupati Lombok Barat, dimana dalam pertemuan tersebut JMS Lombok menyampaikan pengalaman praktek yang sudah dilakukan dalam Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa sebagai media pengembangan informasi desa, dan meminta kepada Bupati Lombok Barat mendukung keberlanjutan dari Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa tentu juga support yang berkelanjutan sehingga kedepan Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa tidak terhenti di 5 Desa saja namun bisa tersebar di 114 desa lainnya di Kabupaten Lombok Barat.

Bapak Suhad (Kaur Pembangunan Desa Gelangsar Kec. Gunung Sari) peserta Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa menyampaikan bahwa sangat penting jika Sistem Administrasi dan Informasi Desa dilakukan oleh desa ini akan memudahkan bagi desa dalam pelayanan bagi masyarakat seperti penggurusan surat keterangan jika menggunakan manual masih harus mengetik berkali-kali, namun dengan menggunakan SAID karena data sudah ada maka tinggal di klik dan cari kemudian langsung dicetakkan. Memudahkan juga bagi desa untuk mempromosikan sumber daya alam di Desa Gelangsar. Namun karena sistem SAID di desa kami terganggu maka sistem SAID kami terganggu dan kami bingung mau meminta bantuan kepada pihak mana untuk membantu. Dengan adanya Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa, kami di desa terbantu kembali untuk mengaktifkan lagi SAID di desa, dan kami berharap ini akan terus dilakukan dan berkelanjutan sehinggga banyak sumber daya manusia yang akan membantu kita di daerah.

JMS Lombok memastikan agar ketersediaan sumber daya manusia sangat diutamakan di dalam daerah sendiri, sehingga akan memudahkan kontrol dan ruang konsultasi dan komunikasi bagi desa-desa yang mau belajar di Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa.

Bapak H. Faozan Khalid Bupati Lombok Barat menyampai sangat apresiatif dan berterima kasih atas inisiatif yang sudah di mulai JMS Lombok untuk membuka Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa dan langsung melibatkan desa-desa di Kab. Lombok Barat sehingga harapannya sekolah ini bisa dilanjutkan dan disebarkan di desa-desa lainnya di wilayah Lombok Barat. Bapak Bupati juga menyampaikan bahwa Lombok Barat akan mendapat dukungan perangkat computer sebanyak 300 unit dari Kota Bandung, dan ini akan sangat bermanfaat bagi desa.

JMS Lombok juga memastikan bahwa pemerintah daerah tidak hanya support perangkatnya, tapi juga support sumber daya yang akan melanjutkan akses dan keberlanjutan dari SAID. Sehingga dukungan secara kongkrite dari pemerintah daerah dalam melanjutkan Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa sangat penting.

Maka akhir pertemuan bahwa Bapak H. Faozan Khalid Bupati Lombok Barat melalui Bapedda dan BPMPD Lombok Barat akan mendukung keberlajutan Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa bagi desa-desa di Kabupaten Lombok Barat pada Tahun Anggaran 2017.

Dukungan tidak hanya datang dari Pemerintah Kab. Lombok Barat, tapi juga datang dari Asosiasi Kepala Desa (AKAD) Kabaputen Lombok Barat untuk Sekolah Manajemen Sistem Administrasi dan Informasi Desa yang diselenggarakan oleh JMS Lombok. Sehingga bersama-sama AKAD Lombok Barat dan JMS Lombok akan melakukan validatasi data awal desa dan menjadikan desa sebagai basis data sehingga Sekretariat AKAD akan menjadi ruang konsolidasi dan pusat data bagi desa-desa di Kabupaten Lombok Barat.