Berbagi Informasi, Belajar Bersama, dan Advokasi

SAID Disambut Baik oleh DUKCAPIL Lombok Barat

Pelaksana harian Jaringan Masyarakat Sipil (JMS) Lombok bersama peserta Sekolah Manajemen Informasi Desa bertemu dengan Kepala Dinas Dukcapil Lombok Barat H. Muridun diruangannya pada hari Selasa, 09 Agustus 2016. Pertemuan ini untuk membahas tentang kelanjutan Sekolah Manajemen Informasi Desa yang sedang diselenggarakan oleh JMS Lombok, khususnya mengenai pengelolaan data kependudukan melalui program Sistem Administrasi dan Informasi Desa (SAID) yang rencananya sebentar lagi akan launching di beberapa desa di Kabupaten Lombok Barat sebagai desa percontohan SAID.

Lebih jauhnya, ada dua poin penting yang dibicarakan dalam pertemuan ini yaitu Pertama, menyelaraskan format data kependudukan yang dimiliki oleh Dinas Dukcapil Lombok Barat ke dalam SAID. Kedua, membangun kesepahaman mengenai mekanisme pengelolaan data perubahan seperti data kelahiran, kematian, pindah tempat tinggal, nikah dan lain-lain yang dapat berubah setiap saat. Harapannya adalah data yang dikelola oleh desa melalui SAID, dapat dimanfaatkan oleh Dinas Dukcapil Lombok Barat sebagai data pembaharuan. Karena data yang diolah Dinas Dukcapil Lombok Barat selama ini hanya bersumber dari penerimaan pelayanan terhadap masyarakat yang membuat administrasi kependudukan, tentu data ini sangat jauh dari kesempurnaan. Praktisnya, akan lebih sempurna jika data yang dikelola oleh pemerintah desa dapat dijadikan sumber pemuktahiran data kependudukan yang sedikit-banyaknya mengetahui perkembangan masyarakatnya.

Program Sistem Administrasi dan Informasi Desa (SAID) ini disambut baik oleh Kepala Dinas Dukcapil Lombok Barat. Ia pun berharap dengan adanya program ini dapat membantu dalam pemuktahiran data kependudukan secara berkala. “Kami sadar bahwa Dinas Dukcapil bukanlah sang pahlawan, tentu sangat dibutuhkan peran dari pihak lain untuk membantu memperbaiki sistem pelayanan administrasi kependudukan. Semakin banyak yang peduli terhadap persoalan data dan adminduk, maka sama halnya membantu memperbaiki sistem pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.” ucapnya.

Hal lain juga ia sampaikan, Dinas Dukcapil Lombok Barat sebenarnya lama bercita-cita ingin bekerjasama dengan pemerintah desa untuk membangun system pelayanan Adminduk yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat. Jadi, pelayanan administrasi kependudukan, masyarakat dapat mengaksesnya di desa dengan system pelayanan berbasis IT secara terintegrasi dengan Dinas Dukcapil Lombok Barat. Sebenarnya keinginan ini sebagai upaya untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.  Tapi kami menyadari gak semudah yang dibayangkan, masalahnya terkendala dengan anggaran yang terbatas untuk mewujudkannya.

Jaringan Masyarakat Sipil Lombok juga menegaskan bahwa SAID ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong pemerintah desa dapat memberikan pelayanan yang mudah dan maksimal kepada masyarakat, dan ini sesuai cita-cita UU No. 6 tahun 2014 untuk mewujudkan desa maju dan mandiri yang dibangun secara partisipatif. Dengan demikian, para stakeholder sangat terbuka luas untuk dapat bekerjasama dengan pemerintah desa tanpa mengurangi hak-hak konstitusional masyarakat sebagai pemangku kepentingan, termasuk bekerjasama mengenai pemuktahiran data kependudukan secara berkala. Jadi persoalan ini harus diselesaikan setapak dua tapak secara berjama’ah supaya data kependudukan mencapai tingkat kesempurnaan.