Berbagi Informasi, Belajar Bersama, dan Advokasi

Profil

Jaringan Masyarakat Sipil (JMS) Lombok merupakan kelompok tempat terhimpunnya berbagai organisasi masyarakat sipil di pulau Lombok. Tujuannya adalah untuk mendorong keterlibatan masyarakat luas dalam mewujudkan sistem pemerintahan lokal yang demokratis, partisipatif, transparan, akuntabel dan berpihak kepada rakyat.

Pada tingkat organisasi masyarakat sipil, JMS Lombok memiliki tujuan untuk mewujudkan organisasi masyarakat sipil yang demokratis, partisipatif, transparan, akuntabel dan mandiri.

Sebelumnya JMS Lombok memiliki nama Jaringan Masyarakat Sipil Lombok Barat (JMS-LOBAR) yang berdiri sejak 2008 dan pada tahun 2015 diubah menjadi JMS Lombok. Perubahan nama organisasi JMS-LOBAR menjadi JMS Lombok didasari oleh rekomendasi pada Musyawarah Besar (Mubes) anggota ke II pada tahun 2012 dan adanya kebutuhan pengembangan wilayah program kerja dan keanggotaan jaringan selain di wilayah Lombok Barat.

JMS Lombok memiliki anggota dari berbagai latar belakang organisasi/kelompok dengan wilayah program kerja mencakup Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Utara.

Sejak awal berdirinya, JMS Lombok fokus pada program penelitian dan advokasi kebijakan publik. Beberapa program penelitian dan advokasi kebijakan publik yang menjadi  fokus program JMS Lombok adalah bidang pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan/tertib identitas hukum dan program bantuan sosial pemerintah, terutama bagi warga miskin.

Dalam mewujudkan program sesuai dengan visi-misi, JMS Lombok melakukan beberapa bentuk kegiatan seperti pendidikan-pendidikan atau pelatihan-pelatihan bagi komunitas dan masyarakat luas, belajar bersama yang dituangkan dalam diskusi-diskusi di desa, berbagi informasi dengan anggota dan masyarakat luas serta melakukan advokasi bersama.

Dalam menjalankan program kerjanya, JMS Lombok berpegang pada beberapa prinsip dan nilai inti diantaranya: mandiri, akuntabel, partisipatif, transparansi, berkeadilan, kolektifitas, dan kesetaraan gender.